Permaculture

Permaculture Approach 4 – Weeds Management. Apa Kita Membutuhkan Mulsa?

Mulch or not to mulch, pembahasan ini juga akan menghasilkan pro dan kontra yang tidak ada habisnya, pro kontra ini tidak hanya berlaku pada urban vs non urban saja, karena mindset dan kebiasaan penduduk rural juga amat mempengaruhi permasalahan mulch or not to mulch. Di dalam salah satu prinsip permaculture no 5. Use and value […]

Permaculture Approach 4 – Weeds Management. Apa Kita Membutuhkan Mulsa? Read More »

Permaculture Approach 3 – Pest Management. Apa Benar Kita Butuh Diversity?

Harap cek kembali postingan kami di materi paling awal yang membedakan metode pertanian organic vs permaculture sebelum mendebat postingan dan penjelasan kami di postingan ini. Ada jarak perbedaan yang begitu jauh diantara keduanya. Salah satunya adalah masalah hama dan hubungannya dengan biodiversity. Untuk metode pertanian organik, cendrung menanam satu atau dua jenis annual atau biennial

Permaculture Approach 3 – Pest Management. Apa Benar Kita Butuh Diversity? Read More »

Permaculture Approach 3 – Pest Management. Apa Saja Jenis Companion Plant?

Baca baik-baik detail yang ada di gambar, disana ada banyak companion plant yang disarankan untuk ditanam bersama. Is it real? Absolutely yes. Kami memilih pasangan yang ada digambar ini karena kami telah mencoba puluhan kombinasi bertahun-tahun, dan beberapa diantara gambar ini bagi kami secara personal memang hasilnya optimal. Namun, yang harus diperhatikan adalah, karena belum

Permaculture Approach 3 – Pest Management. Apa Saja Jenis Companion Plant? Read More »

Permaculture Approach 2 – Water Conservation. Konservasi Air Dari Dapur

Ada banyak pendekatan efisien untuk menghemat air didalam keseharian hidup, hal ini juga telah kami lakukan bertahun-tahun. Ingat, landasan Permaculture adalah kebijaksanaan bukan besarnya budget atau kerennya teknologi yang digunakan. Beberapa hal didapur yang anda selama ini tidak hiraukan atau anggap REMEH didapur adalah usaha BESAR untuk menyelamatkan air. Mencuci1. Jangan biarkan air mengalir dengan deras

Permaculture Approach 2 – Water Conservation. Konservasi Air Dari Dapur Read More »

Permaculture Approach 2 – Water Management. Melakukan Retensi Dan Distribusi Air

Setelah kita dapat menyimpan dan memanen air secara bijaksana, kita juga harus melakukan pendistribusian air secara bijaksana pula, ingat bahwa di dalam permaculture yang ditekankan adalah efisiensi, efektifitas dan optimalisasi. Permaculture BUKANLAH suatu metode yang menggunakan cara atau alat paling canggih atau terdepan dalam teknologi atau penerapan budget dan anggaran termahal, BIG NO. Permaculture adalah

Permaculture Approach 2 – Water Management. Melakukan Retensi Dan Distribusi Air Read More »

Permaculture Approach 2 – Water Management. Melakukan Pemanenan Air

RAIN WATER HARVESTING Setelah penyimpanan air kita siap, kita perlu mengembangkan dan memperluas metode pemanenan air. Tentu, kita dapat dengan mudahnya mengisi tangki atau kolam atau empang dengan air dari sumur atau PAM bagi area yang memiliki kemudahan mendapatkan air. Cased closed disana. Namun apa yang terjadi dengan daerah yang memiliki kesulitan air seperti kami?

Permaculture Approach 2 – Water Management. Melakukan Pemanenan Air Read More »

Permaculture Approach 2 – Water Management. Membuat Penyimpanan Air

STORING WATER IN THE SOIL Tempat termurah dan termudah untuk menyimpan air adalah di dalam tanah. Untuk melakukan ini, kita harus fokus pada dua tujuan :1. Memperlambat, menyebarkan, dan memasukkan sebanyak-banyaknya curah hujan.2. Membangun bahan organik tanah, karena kunci kapasitas tanah untuk menampung air adalah bahan organik. Bahan organik bertindak sebagai spons dan menyerap air

Permaculture Approach 2 – Water Management. Membuat Penyimpanan Air Read More »

Permaculture Approach 2 – Water Management

Tidak ada yang mendefinisikan sifat dari tempat kita berpijak lebih dari air! Tanpa air, kita memiliki gurun, dengan air yang berlimpah, kita memiliki hutan yang merupakan pusat keanekaragaman hayati. Air selalu menjadi prioritas nomor satu untuk sistem permaculture. Itulah sebabnya desain Permaculture mencoba memanen, menahan, dan menyelamatkan air sebanyak mungkin sebelum hilang dari sistem. Ada

Permaculture Approach 2 – Water Management Read More »

Permaculture Approach 2 – Water Management. Karakter Dasar Air

Water always seeks out the lowest level. Air secara alami akan mengalir ketempat yang lebih rendah. Sudah pasti, iya. Oleh sebab itu kita harus memahami dulu didalam konteks-nya dengan alam, soil dan tanaman. Bayangkan begini, hujan akan turun diatas bukit atau gunung, lalu mengalur kebawah dengan cepat sambil membawa bagian top soil yang tidak terikat

Permaculture Approach 2 – Water Management. Karakter Dasar Air Read More »

Permaculture Approach 2 – Water Management. Pandangan Permaculture Mengenai Air

Water management merupakan aspek paling penting didalam design dari permaculture. Karena air merupakan essensi dari kehidupan itu sendiri. Didalam permaculture, mendesign sebuah kebun yang memiliki fungsi optimal terhadap air merupakan hal yang paling krusial. Banyak peserta pelatihan permaculture menekankan kepada zona/zoning saja, namun terkadang lupa akan hakikat dari air itu sendiri. Bahkan di area yang

Permaculture Approach 2 – Water Management. Pandangan Permaculture Mengenai Air Read More »