limbah air kotor

Permaculture Approach 2 – Water Management. Melakukan Pemanenan Air

RAIN WATER HARVESTING Setelah penyimpanan air kita siap, kita perlu mengembangkan dan memperluas metode pemanenan air. Tentu, kita dapat dengan mudahnya mengisi tangki atau kolam atau empang dengan air dari sumur atau PAM bagi area yang memiliki kemudahan mendapatkan air. Cased closed disana. Namun apa yang terjadi dengan daerah yang memiliki kesulitan air seperti kami? […]

Permaculture Approach 2 – Water Management. Melakukan Pemanenan Air Read More »

Permaculture Approach 2 – Water Management. Membuat Penyimpanan Air

STORING WATER IN THE SOIL Tempat termurah dan termudah untuk menyimpan air adalah di dalam tanah. Untuk melakukan ini, kita harus fokus pada dua tujuan :1. Memperlambat, menyebarkan, dan memasukkan sebanyak-banyaknya curah hujan.2. Membangun bahan organik tanah, karena kunci kapasitas tanah untuk menampung air adalah bahan organik. Bahan organik bertindak sebagai spons dan menyerap air

Permaculture Approach 2 – Water Management. Membuat Penyimpanan Air Read More »

Miskonsepsi Permaculture Nomer 2

Banyak orang yang sudah memiliki kebun atau sudah melakukan proses berkebun berasumsi bahwa permaculture tidak memiliki sesuatu yang baru untuk ditawarkan kepada mereka karena mereka “sudah melakukannya.” Maksudnya sudah menanam, beternak ayam, membuat kompos dan sebagainya. Tetapi sebenarnya permaculture bukanlah homesteading. Permaculture adalah DESAIN. Permaculture adalah proses kreatif untuk merakit elemen-elemen yang ada dan memaksimalkan

Miskonsepsi Permaculture Nomer 2 Read More »

Perbedaan Pertanian Organic vs Permaculture

Perbedaan antara pertanian organik itu amat besar (selain keterangan yang ada di gambar), diantaranya : Pertanian Organik1. Pertanian organik seringkali melakukan pembukaan lahan seperti pertanian konvensional, yaitu dengan membabat hutan atau menebang pohon.2. Sebagian besar pertanian organik memiliki pola tanam monokultur sehingga akan menghasilkan hasil yang besar untuk satu produk.3. Sebagian besar pertanian organik memilih

Perbedaan Pertanian Organic vs Permaculture Read More »

Membuat Wastafel dan Kolam Entog Dari Kolam Pancuran Bertingkat Bekas Sebagai Metode Pengolahan Limbah Barang Bekas

We still have one job this afternoon after we stumbled upon several old ourdoor fountain and pottery given by university. We never want a fountain so we thought to reuse it for outdoor sink and the biggest one is for our manila duck swimming pool. Kami hanya tinggal menyesuaikan ukuran lubang untuk pipa pembuangan menuju

Membuat Wastafel dan Kolam Entog Dari Kolam Pancuran Bertingkat Bekas Sebagai Metode Pengolahan Limbah Barang Bekas Read More »

Metode Pengolahan Limbah Air Kotor/Grey Water Management – Aquaculture Phase 4

Finally, there’s still sunny sunlight in this afternoon so we could finish our edging style for our aquaculture pond. Karena menggunakan batako, maka kolam aquaculture kami berbentuk kotak tidak menarik seperti layaknya kolam (lha….maunya apa sih alfonso?)…yaaa, maunya sih finishing look dari kolam aquaculture enggak monoton kotak, maka dengan cerdasnya, kami membuat tepiannya dengan wildlife

Metode Pengolahan Limbah Air Kotor/Grey Water Management – Aquaculture Phase 4 Read More »

Metode Pengolahan Limbah Air Kotor/Grey Water Management – Aquaculture Phase 3

When we already filled the pond aquculture with water and leave it for few days, not only it function to wash out the chemical from pond material, but also to test if it leaked or not. If it ok, than we are ready for the next step, which is a good pond basis. A layer

Metode Pengolahan Limbah Air Kotor/Grey Water Management – Aquaculture Phase 3 Read More »

Metode Pengolahan Limbah Air Kotor/Grey Water Management – Aquaculture Phase 2

We are decided to use aquaculture for grey water reuse from kitchen sink to the fish pond and integrated the edging with reed bed and bog area for first filtering.1. First part (Damp zone, shallow water bog zone) is for edging, Reed bed, bog area and pond marginal area.2. Second part is for pond deep

Metode Pengolahan Limbah Air Kotor/Grey Water Management – Aquaculture Phase 2 Read More »

Metode Pengolahan Limbah Air Kotor/Grey Water Management – Aquaculture Phase 1

We are decided to use aquaculture for grey water reuse from kitchen sink to the fish pond and integrated the edging with reed bed and bog area for first filtering.1. First part (Damp zone, shallow water bog zone) is for edging, Reed bed, bog area and pond marginal area.2. Second part is for pond deep

Metode Pengolahan Limbah Air Kotor/Grey Water Management – Aquaculture Phase 1 Read More »

Metode Pengolahan Limbah Air Kotor/Grey Water Management – Aquaculture Edging Style

We use one of these edging style for our permaculture pond, you could choose which one you desired or depends on materials you have in the backyard. Karena dasar kolam aquaculture kami berbentuk kotak (kami menggunakan batako) maka kami gabungkan tepiannya dengan wildlife supaya terlihat alami. Edging style ini kami buat sebelum reed beds. Jadi

Metode Pengolahan Limbah Air Kotor/Grey Water Management – Aquaculture Edging Style Read More »